Dokumen Evaluasi Lingkungan Hidup-Tambang Emas

Sampling sedimen & kualitas udara

Studi di Area Konflik

Sekitar 3 bulan yang lalu saya dan tim berkesempatan untuk melakukan penyusunan dokumen lingkungan hidup di bagian barat Sumatera. Objek yang kami kaji adalah dampak lingkungan kegiatan penambangan emas di Kabupaten X. Project kali ini tergolong pelik karena sudah terjadi friksi antara perusahaan dan masyarakat sebelumnya. Ketegangan timbul akibat masyarakat merasa terganggu dengan adanya operasi penertiban peneambang liar yang melakukan kegiatan penambangan di area IUP PT.XY. Masyarakat menuduh pihak PT.XY lah yang sengaja melaporkan dan membayar pihak berwajib untuk melakukan penangkapan. Friksi yang terjadi semakin memuncak saat terjadinya kegiatan anarkis berupa demonstrasi yang berujung pada pengrusakan terhadap peralatan penambangan hingga timbul beberapa korban jiwa.

Kerusakan basecamp dan peralatan penambangan akibat pengrusakan oleh warga

Pemerintah Kabupaten X segera mengambil tindakan untuk menghentikan sementara kegiatan penambangan di PT.XY, dan melakukan re-negosiasi antara kedua belah pihak. Dari hasil re-negosiasi tersebut diketahui jika ternyata Perusahaan pertambangan (PT.XY) ternyata belum melengkapi dokumen lingkungan hidup seperti yang dipersyaratkan oleh undang-undang, dokumen lingkungan hidup yang digunakan PT.XY sudah tidak relevan dan harus diperbaharui dikarenakan adanya penambahan luasan dan kapasitas produksi, sehingga kajian lingkungan yang harus dilakukan adalah dengan melakukan “audit/evaluasi” terhadap kegiatan penambangan dan kegiatan pengelolaan lingkungan yang telah dilakukan. Kajian tersebut berupa penyusunan Dokumen Evaluasi Lingkungan Hidup (DELH).

Dokumen Evaluasi Lingkungan Hidup

Menurut Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 14 Tahun 2010 Tentang Dokumen Lingkungan Hidup Bagi Usaha Dan/Atau Kegiatan Yang Telah Memiliki Izin Usaha Dan/Atau Kegiatan Tetapi Belum Memiliki Dokumen Lingkungan Hidup Menteri Negara Lingkungan Hidup. Dokumen Evaluasi Lingkungan Hidup (DELH) adalah dokumen yang memuat pengelolaan dan pemantauan lingkungan hidup yang merupakan bagian dari proses audit lingkungan hidup yang dikenakan bagi usaha dan/atau kegiatan yang sudah memiliki izin usaha dan/atau kegiatan tetapi belum memiliki dokumen amdal.

Sebenarnya kajian lingkungan dalam bentuk DELH tidak berbeda jauh dengan AMDAL, yang membedakan disini adalah adanya kajian/evaluasi terhadap kegiatan yang telah berjalan. Evaluasi yang dimaksud paling tidak harus meliputi:

  • Komponen kegiatan-kegiatan yang menimbulkan dampak atau
  • sebagai sumber dampak;
  • Data-data jenis, parameter, sifat, dan jumlah bahan
  • pencemar/buangan/limbah yang dihasilkan oleh masing-masing
  • sumber dampak;
  • Data-data kondisi rona lingkungan atau kondisi eksisting lingkungan
  • yang berpotensi terkena dampak;
  • Baku mutu yang telah ditetapkan oleh peraturan perundangundangan;
  • Upaya pengelolaan dan pemantauan yang telah dilakukan apabila
  • telah ada upaya-upaya tersebut;
  • Informasi kegiatan dan kondisi lingkungan sekitar.

Kajian Evaluasi yang dilakukan ditujukan untuk dapat menjawab keterkaitan antara komponen-komponen tersebut di atas, sehingga dapat dianalisis dan diambil kesimpulan mengenai dampak-dampak yang dihasilkan, pengaruhnya terhadap lingkungan serta upaya pengelolaan yang seharusnya dilakukan sehingga tidak mencemari lingkungan.

Hasil Evaluasi

Secara singkat hasil evaluasi kegiatan penambangan yang dilakukan oleh PT.XY berkontribusi negatif terhadap kualitas air permukaan berupa peningkatan kekeruhan yang menjadikan status mutu air permukaan pada Sungai Y tergolong kepada CB (Cemar Berat). Selain itu konflik sosial yang terjadi di masyarakat pada dasarnya dipicu kecemburuan masyarakat di beberapa desa tetangga yang sebenarnya mempunyai jarak cukup jauh di bagian hilir dari lokasi penambangan PT.XY. Masyarakat desa tersebut merasa tidak mendapatkan banyak manfaat dari kegiatan penambangan (kesempatan kerja, peluang usaha) dibandingkan dengan masyarakat desa yang berdekatan. Secara umum hasil dari evaluasi kegiatan penambangan emas PT.XY adalah sebagai berikut:

Untitled2

Hasil dari proses evaluasi dan kesimpulan selajutnya dijadikan arahan-arahan pengelolaan dan pemantauan yang kemudian digunakan sebagai dasar penetapan RKL-RPL. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi saya melalui halaman kontak yang telah disediakan.

Sampling sedimen & kualitas udara

Sampling sedimen & kualitas udara

pelaksanaan studi ini didampingi oleh pihak TNI mengingat wilayah kajian merupakan area konflik

pelaksanaan studi ini didampingi oleh pihak TNI mengingat wilayah kajian merupakan area konflik

One Response to Dokumen Evaluasi Lingkungan Hidup-Tambang Emas

  1. Pengertian Evaluasi says:

    Artikelnya Sangat membantu… semoga bermanfaat untuk yg lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *