Sampling penyusunan Dokumen Pengelolaan & Pemantauan Bandara @Kupang

4

Setelah beberapa pulau di indonesia yang saya singgahi mulai dari sumatera, jawa,bali dan kalimantan, akhirnya kesampaian juga saya menjejakkan kaki di bagian tenggara indonesia, Pada bulan oktober 2009 kemarin saya mendapatkan kesempatan untuk melakukan sampling kualitas lingkungan di bandara El Tari Kupang,NTT. Sampling kualitas lingkungan ini merupakan salah satu kegiatan didalam penyusunan DPPL (dokumen pemantauan dan pengelolaan lingkungan) bandara El Tari kupang, nantinya saya dan tim dari lab.kualitas lingkungan TL-UII akan melakukan investigasi lapangan terkait kualitas lingkungan di bandara tersebut, mulai dari kualitas udara,kualitas air,limbah,sampah, juga survey sosial ekonomi kemasyarakatan. lokasi samplingya di bandara El tari dan perkampungan penduduk Penfui,well thats a lot of work…let’s the story begin

kupang kesan pertama

Kurang lebih 3 jam perjalanan di dalam boeing 737 menjadi perjalanan paling panjang yang pernah saya rasakan melalui udara. sesaat sebelum landing mata saya menangkap satu daerah yang gersang dan panas, yup benar saja, keluar dari kabin pesawat kami pun disampbut dengan suhu udara hampir mendekati 340 C ….so kesan pertama KUPANG=PANAS. kami pun langsung menuju ke kantor angkasa pura bandara El tari untuk melapor dan menyusun rencana tentang apa yang akan kami kerjakan esok, setelah bertemu dengan para pembesar di bandara tersebut kami pun langsung meluncur menuju tempat penginapan, tujuan kami adalah hotel sasando (1st class hotel in kupang)ahaay…ternyata nasib kami tidak begitu baik, hotel tersebut telah fully booked ,maklum saat itu lagiweekend. selama perjalanan menuju ke hotel saya tidak banyak melihat gedung gedung tinggi ataupun mall seperti di bandung atau jakarta, ooh jadi ini yang sering di perbincangkan para anggota DPR jika pembangunan di indonesia bagian timur memang benar tidak sebanding dengan indonesia bagian tengah, so kesan kedua KUPANG=SMALL CITY. kesan ketiga?? oh m good i’m fallin sleep Zzz Zz Zzz ZZZ …..di dalam kamar hotel kesan nomor satu dikalahkan oleh dinginnya AC he he.

bandara El Tari

bandara El tari adalah satu satunya bandara di Kupang, nama EL Tari diambil dari nama pahlawan(eks gubernur NTT), diabadikan sebagai nama bandara karena jasanya yang begitu besar terhadap pembangunan di NTT. bandara El Tari sendiri tidak begitu besar, namun jangan salah..pesawat garuda sampai sini loh…yang membikin bangga adalah banaknya pesawat RIAU AIR LINES yang parkir di appron bandara..sebagai orang riau saya bangga, selidik punya selidik ternyata pesawat RAL itu disewa oleh salah satu biro perjalanan untuk melayani tujuan ke pulau kecil seperti ende, pulau komodo dll, pulau pulau tersebut menjadi tempat tujuan wisata yang sangat eksotis, bahkan pulau komodo menjadi salah satu nominasi 7 keajaiban dunia, pengen kesana euy…tapi kerja belum selesai belum apa apa….(kerawang bekasi ;D )

pesawat RIAU AIR LINES di bandara El Tari

monumen EL Tari di taman bandara

oh iya sampai lupa…perjalanan ke kupang ini tujuan utamanya adalah untuk penyusunan DPPL, apa sih DPPL itu???, dokumen DPPL itu sendiri hampir sama dengan dokumen AMDAL namun ditujukan untuk kegiatan yang sudah berjalan, intinya untuk mengetahui dampak yang ditimbulkan dari bandara, baik dampak negatif atau positif , jika ada dampak negatif perlu dirumuskan kegiatan penanganan yang tepat agar tidak menimbulkan kerusakan lingkungan, di DPPL juga dirumuskan tata cara evaluasi dan pemantauan lingkungan.

let’s work

bagi buta saya bangun mencoba mengusir kantuk, karena pagi ini pekerjaan besar telah meunggu…we are ready to rock. dengan taksi avan*a yang full audio kami pun meluncur ke bandara untuk memulai pekerjaan kami. namun…wait wait…ternyata alat alat sampling kami masih tertahan di bandara juanda surabya…waah terancam molor nih kerjaan..sigh. kami pun merubah rencana, sampling kualitas udara dan air di pending, saatnya untuk menyebar kuesioner…ugghh disinilah saya dibuat tertegun dengan kehidupan penduduk disekitar bandara. sekali lagi saya membuktikan kebenaran tentang belum meratanya pembangunan di indonesia, sebagian besar penduduk di sekitar badara (desa penfui) berprofesi sebagai petani, sayangnya tanah di daerah kupang tidak subur seperti di flores, sehingga tanaman yang ditanam hanya singkong singkong dan singkong. secara umum tidak ada perbedaan sifat penduduk kupang dibandingkan penduduk jawa dari segi keramah tamahannya i luph u full indonesia dah. waw waw tak terasa setengah hari kami berkeliling kampung melakukan wawancara dan setumpuk kuesioner itupun habis tersebar, saatnya rehat. selesai makan siang kamipun melanjutkan kegiatan untuk melakukan survey kemelimpahan flora dan fauna…yeeaah penyisiran pun dimulai, ada banyak jenis jenis flora baru yang say temui, jepret sana jepret sini huaah entah berapa Mb memori itu habis terpakai, ada beberapa pemandangan yang menarik untuk dibahas, coba lihat gambar dibawah ini.

foto diatas adalah tambang mangan liar yang banyak ditemukan di sekitar lokasi bandara,great…ternyata dibawah kegersangan kupang ternyata memendam potensi biji mangan, allah memang adil ya…melihat langsung tambang liar yang ada…hu hu langsung saja naluri environmentalist ku timbul, sedangkan tambang yg dikelola aja banyak menimbulkan dampak lingkungan, apa lagi tambang liar seperti ini..ampuun dah…dalam hati bergumam“taruhan dah..klo dibiarkan dalam beberapa bulan kedepan bakal jadi isu yg panas nih” menurut beberapa penambang liar yang sempat saya temui ternyata tambang mangan di kupang baru naik daun..yah kita tidak bisa serta merta menyalahkan mereka, mereka bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarga, seharusnya pihak pemda merespon hal ini dengan cepat untuk menghindari dampak yang lebih buruk lagi….

saat malam tiba

karena seharian menunggu alat sampling yang tak kunjung datang kamipun memutuskan untuk mencoba jalan jalan mencoba menikmati malam di kota kupang sambil cari makan malam, malam malam di kupang jauh dengan suasana hingar bingar, namun anehnya banyak orang berkelompok di pinggir-pinggir jalan ditemani beberapa botol minuman  hai hai..bahaya nih bahkan mereka sambil membuat api unggun dengan membakar sampah sampah yang ada..hu hu jadi was was, sepanjang jalan memang banyak sekali makanan, bahkan aroma sangat menggoda selera…aroma sate, nasi goreng, daging bakar dll…namun sayang nya semuanya ada label B2  ngoik ngoik…HARAAM!!…fuih capek juga cari tempat makan yang halal..hampir saja kami balik ke hotel..eits tapi untunglah di seberang jalan ada tenda biru dengan spanduk“sedia soto lamongan-ayam bakar-ayam goreng” ha hai ini yang namanya jodoh, jauh jauh ke kupang makannya penyetan juga..penyetan is the best lah, yummmi lele goreng bikinan mas nya ternyata enak juga, dengan sedikit promosi sang penjual berkata”lele nya asli dari suroboyo loh mas” weeew sampai lele aja harus impor.

sampling pun dimulai

akhirnya alat sampling yang ditunggu-tunggu pun datang, ha hai pekerjaan sebenarnya pun dimulai. sampling pertama yang kami lakukan adalah sampling kebisingan di lokasi bandara, saat itulah telinga ku serasa pekak…dikelilingi suara bising, saat itu sound level meter digital menujukkan angka 90 dB.. …kayaknya kalau diceritain sampling nya bakalan ngebosenin deh..lebih baik dilihat gambar-gambarnya aja yah..monggo

sampling kebisingan

selain sampling kebisingan kami juga mengukur getaran yang dihasilkan dari pesawat

sampling getaran

yang paling berat adalah sampling kualitas udara seharian nungguin alat di tengah appron dengan suhu mencapai 38 derajat kepanasan he he

sampling TSP menggunakan high volume sampler

yang ini midget impinger untuk sampling SOx, NOx dan O3

ditambah lagi sampling kualitas air keesokan harinya

sampling kualitas air di perumahan penduduk

well pokoknya selama 3 hari itu kami sampling dari pagi sampai malam…walaupun capek tapi tetap aja semangat kan sudah menjadi kewajiban..sampling kualitas lingkungan lain meliputi sampah, limbah juga dilakukan baik di bandara maupun di perumahan penduduk. sebenarnya masih banyak lagi foto yang mau di upload namun karena keterbatasan dari wewenang dan juga privacy maka cukup itu aja ya…..Zz zZz zzz

saatnya kita pulang

4 hari di kupang bahkan bahasa kupang pun belum lancar tapi kami harus berpisah he he lebay mode:ON , sebelumnya kami sempat jalan jalan ke pantai lusiana (not bad) tapi lebih bagus pantai paris he he, borong oleh oleh tasbih cendana buat papa, dompet tenun buat mama, sama peci buat adek trus saya dapat apa??? mentahnya aja deh…alhamdulillah banyak dapat pengalaman baru, sayangnya niat ke pulau komodo dan danau kelimutu tidak kesampaian he he…tapi kami dapat bonus jalan-jalan di bali loh ternyata rute pesawat ke jogja harus transit di bali dulu…hi hi dari pada transit 4 jam di bandara lebih baik muter-muter bali, jalan jalan ke pantai ………..setelah penat bekerja pantai emang bikin suasana santai…santai santai…

well well itu tadi catatan perjalanan ke kota kupang…sampai jumpa di perjalanan saya yang lain ya…tetap sehat tetap semangat dan doakan saya dapat proyek lagi biar tetap bisa jalan jalan dan makan makan bersama saya loh loh……end

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *