Rancang Bangun Unit Pengolahan Air Minum Rendah Emisi

Screen shot 2013-04-29 at 16.07.06

Latar Belakang

Sejatinya pembangunan bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di segala bidang kehidupan. Namun pembangunan global dewasa ini membawa indikasi bahwa masa depan dunia berada pada bayang-bayang suramnya lingkungan hidup. Laju pertumbuhan ekonomi harus dibayar mahal dengan laju degradasi lingkungan hidup yang juga terus meningkat. Hal tersebut diakibatkan dari pembangunan lebih beriontasi kepada kepentingan jangka pendek tanpa mempertimbangkan kepentingan lingkungan dan masa depan. Salah satu contoh perkembangan teknologi dan pembangunan yang tidak selaras dengan kepedulian manusia terhadap lingkungan hidup adalah krisis sumber daya air akibat perubahan iklim global. Peningkatan suhu bumi, perubahan pola cuaca, kekeringan sebagai bagian dari perubahan iklim secara otomatis akan mempengaruhi kuantitas dan kualitas sumber daya air.

Screen shot 2013-04-29 at 15.26.33

Perumusan Masalah

Mengacu pada latar belakang diatas tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan teknologi pengolahan air minum yang efektif, murah, dan ramah lingkungan (rendah emisi). Diharapkan konsep tersebut dapat diaplikasikan secara ekonomi dan menjadi solusi untuk mengatasi permasalahan ketersediaan air ditengah isu perubahan iklim yang sedang berkembang pesat.

Screen shot 2013-04-29 at 15.26.10

Ide penelitian

Teknologi pengolahan air yang rendah emisi diwujudkan melalui pengembangan model (prototip) dengan rangkaian yang teknologi terdiri dari:

  • Flitrasi, digunakan untuk removal partikel tersuspensi didalam air.
  • Adsorpsi, digunakan untuk removal partikel terlarut didalam air.
  • Membran, digunakan untuk removal bakteri patogen didalam air.

Unit-unit tersebut dipasang pada sepeda dan dimotori menggunakan pompa dengan tenaga pedal yang tidak memerlukan aliran listrik sehingga emisi karbon yang dihasilkan rendah.

Screen shot 2013-04-29 at 15.51.06

Model

Model unit pengolahan air minum rendah emisi didesain menggunakan Google Sketch-UP seperti terlihat pada gambar berikut.

Screen shot 2013-04-29 at 15.58.37

Hasil Uji

Hasil pengujian dari kualitas air hasil pengolahan menggunakan prototype unit pengolahan air minum rendah emisi secara umum telah memenuhi baku mutu kualitas air minum (Permenkes/492/2010) untuk parameter kekeruhan dan bakteriologis. Namun penggunaan secara terus menerus dalam waktu yang lama menyebabkan terjadinya penurunan kualitas effluent, kemungkinan hal tersebut diakibatkan adanya kontaminasi dari unit pompa yang membutuhkan pelumas untuk memperlancar gerakan.

Saran

Pompa yang digunakan dapat dimodifikasi menggunakan pompa jenis peristaltik yang mempunyai resiko lebih rendah terhadap terjadinya kontaminasi.

Screen shot 2013-04-29 at 16.07.06

Screen shot 2013-04-29 at 16.13.27

  • Penelitian ini merupakan hasil dari proyek mahasiswa pada mata kuliah Rancang Bangun di Program Studi Teknik Lingkungan Universitas Islam Indonesia TA 2011/2012 dibawah bimbingan penulis.
  • Sebagian dari hasil penelitian ini telah dipresentasikan di Environmental Protection and Green Technology Workshop di National Tsing Hua University-Taiwan (4-7 November 2012)

 

3 Responses to Rancang Bangun Unit Pengolahan Air Minum Rendah Emisi

  1. adimrf says:

    menarik, ini sangat cocok diimplementasikan di rural area – yang air permukaannya tersedia namun tidak terlalu bersih 🙂

    mas ayo dibuat patennya, ini cukup strategis,
    di daerah non-rural juga oke, karena kita tropis dan suka banyak erosi, sungai yg tadi bersih bisa jadi kotor juga kan hehe

    • awaluddin says:

      ini pake teknologi yg udah ada mas..Di ChemEng ITB udah ada ahli membran nya pak Gede Wenten…tertarik ke membran mas? pengembangan kedepan rencana mau pake gearbox sama costumized pump biar pressurenya cukup

  2. PT Waterclean Techindo adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang pengolahan air bersih, air limbah dan air minum dengan menggunakan beberapa teknologi – http://www.waterclean-techindo.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *